Kisah Hikmah: Abu Dujanah; Sahabat yang menghindari perihal haram.

Alkisah, Ada salah satu sahabat Rasul yang bernama Abu Dujanah, ia dikenal sebagi orang yang sangat dekat dengan Rasul lullah SAW. Namun, Abu Dujanah tidak terbiasa dengan apa yang dilakukan oleh kebanyak sahabat, jika selesai Sholat subuh ia tidak menunggu sampai selesai dibacakan doa , tapi selalu bergegas pulang. Dan dalam sebuah kesempatan Nabi menegurnya, “Wahai Abu Dujanah, kenapa engkau tidak menunggu sampai dibacakannya doa?, tidakkah kau memiliki permintaan kepada Allah?” Abu Dujanah menjawab “iya Rasul ada,!” , Rasul berkata “lalu jika ada,mengapa engkau segera pulang?”. Abu Dujanahpun akhirnya menjelaskan “Bukannya aku tidak mau mendengarkan doamu ya rasul!, namun aku ini memiliki keluarga yang sangat miskin, tidak satupun makanan ada di rumahku, bahkan tidak jarang kami seharian menahan lapar. Sedangkan aku memiliki tetangga yang memiliki pohon korma yang batangnya condong ke rumahku, maka jika malam angin bertiup kencang, pasti buah-buahnya jatuh ke halaman rumahku!”.

Rasul berkata lagi “lalu apa masalahmu?” , Abu Dujanah meneruskan “ begini Ya Rasul, bahwa setiap malam anak-anakku menangis karena belum makannya mereka sepanjang hari, sedangkan aku hanya bisa menghiburnya dengan ucapan “baik nak, ini ayahmu sedang memasak makanan” padahal aku hanya mmemasukkan beberapa batu untuk ku rebus itu kulakukanagar mereka tidak menangis dan tertidur”…”pernah suatu hari usai solat subuh ku menunggu engkau, sampai mendengarkan engkau membacakan doa, namun yang terjadi ketika aku sampai di rumah aku lihat korma tetanggaku yang ada di halaman rumahku  telah masuk ke dalam mulut anakku, maka segera aku ambil korma yang sedang dikunyahnya itu, aku tidak mau mereka memakan yang bukan haknya, aku katakan kepada mereka “nak jangan kau permalukan ayahmu di akherat nanti, lantaran perbuatanmu ini, biarlah engkau mati dalam keadaan lapar, daripada engkau hidup dengan membawa barang haram di tubuhmu”…

Mendengar kisah Abu Dujanah, Rasul dan para sahabat meneteskan air mata, sambil menangis Rasul memerintahkan Umar untuk mengumpulkan tetangga Abu Dujanah. Setelah terkumpul,  Rasul berkata “Wahai kau pemilik pohon yang batangnya sampai ke rumah tetanggamu Abu Dujanah, kini aku beli pohon mu itu dengan 10 pohon korma di surga!” . Si pemilik pohon yang belakangan diketahui sebagai seorang yang munafik ternyata menolaknya “Jangan katakana nanti, jika kau mau pohon itu sekarang saja gantikan”. Mendengar perkataan si munafik ini, Abu Bakar langsung lompat ke hadapannnya “Hai fulan, ku beli pohon kormamu dengan 10 pohon korma terbaikku di kota Madinah.!” Dan setujulah si munafik itu dengan Abu Bakar.

Sesampainya di rumah sang munafik yang berhasil mendapatkan 10 pohon korma terbaik di kota madinah berkata kepa istrinya “:Wahai istriku, aku mendapatkan keuntungan yang banyak hari  ini, ku telah menjual pohon korma kepada Abu bakar untuk Abu Dujanah dengan 10 pohon korma terbaik di kota ini, namun ingatlah wahai istriku! tidak satu buahpun akan kuberikan  kepada Abu Dujanah,” dengan sombongnya dan jahatnya sang suami dan istri ini mengingkari perjanjian dengan Nabi dan sahabat, pohon yang dijanjikan akan diberikan kepada Abu Dujanah tidak mau diberikannya.

Allah berkehendak lain, setelah mereka tidur keesokan harinya pohon korma yang ada di rumah si munafik telah berpindah ke halaman Abu Dujanah, sungguh sangat luar biasa. Kisah ini membuktikan  pohon berpindah sebagai salah satu bagian dari Mu’jizat Rasulullah SAW. Dijelaskan oleh para ulama bahwa pohon saja mau beriman dengan Rasul, maka sungguh amat  sangat aneh mereka yang dengan akalnya tidak mau beriman kepada  Rasulullah SAW.

Dari kitab Syarah ‘Ianah  al-Tholobin bab Luqotoh.

Ceramah ini disampaikan oleh KH. Izat Soleh Jailani di Musolla al-Naiman kemandoran pada peringatan Maulid Nabi 05 Februari 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s